PUISI HARAPAN PALSU

PUISI HARAPAN PALSU


HARAPAN PALSU

 

Ratusan kali kau ulangi kesalahan yang sama.

Ratusan maaf kuberi dengan harapan yang sama pula,

Kau mau berubah.

Namun,

Kusadari semua tak ada bedanya.

Semua kesempatan yang kusodorkan,

Lagi-lagi kau hancurkan.

Ternyata,

Kau tidak benar-benar tulus

Meminta maaf.

Kau pun tidak benar-benar sadar tuk lekas berbenah diri.

Bahkan,

Kau semakin mudah menyakiti, memanfaatkan,

Bahkan menggampangkan.

Kini, bukan lagi saatnya kutanyakan kembali perasaanmu,

Karena perasaanku pun sudah terlalu lama kau abaikan.

Tag:    literasi  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top