PEMBINAAN PERPUSTAKAAN TBM DAN MASYARAKAT PADA PENGENALAN DASAR PERPUSTAKAAN

PEMBINAAN PERPUSTAKAAN TBM DAN MASYARAKAT PADA PENGENALAN DASAR PERPUSTAKAAN


bekasikab.go.id

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi Mengadakan Pembinaan pada Perpustakaan TBM dan Masyarskat pada Pengenalan Dasar Perpustakaan. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 28 s/d 30 November 2018 berlokasi di Hotel Java Palace, Jababeka, Cikarang Utara, dan acara tersebut dibuka oleh Drs.  Dedy Supriyadi,MM selaku Kepala Dinas dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi serta Epi Nurdin,S.H selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan.  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Bekasi mengundang narasumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PERPUSNAS) yaitu Drs. Supriyanto, M.Si dan Dra. Subeti Makdriani
Perbedaan dan persamaan dari TBM dan Masyarakat secara garis besar memiliki fungsi dan manfaat yang sama yaitu meningkatkan minar baca  dalam meningkatkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sedangkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah sebuah tempat/wadah yang didirikan dan dikelola baik oleh masyarakat maupun pemerintah dalam rangka penyediaan akses layanan bahan bacaan bagi masyarakat sekitar sebagai salah satu sarana utama dalam perwujudan konsep pembelajaran sepanjang hayat untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar TBM. Persama dari keduanya pun sama-sama menyedikan saranda dan prasarana  informasi serta rekreasi bagi  masyarakat. Perpustakaan masyarakat sebagai salah satu sarana/media untuk meningkatkan dan mendukung kegiatan pendidikan masyarakat contohnya pada perpustakaan pedesaan. 
Sebenarnya ada banyak definisi dan pemikiran tentang  TBM dan Masyarakat, namun minat baca pada masyarakat sekarang sangatah kurang. Sehingga perpustakaan mempunyai prinsip 5B yaitu Buka,Buku Baca,Bisa, dan Berprestasi. Untuk menunjang program tersebut harus adanya penunjangan dalam program kegiatan pendidikan seumur hidup bagi masyarakat serta Menyediakan buku-buku pengetahuan, maupun keterampilan untuk mendukung keberhasilan kegiatan masyarakat diberbagai bidang. Sehingga masyarakat-masyarakat seperti masyarakat dipedesaan dapat mewujudkan dan meningkatnya kesejahteraan umun. 
Perpustakaan yang di kelola oleh TBM maupun masyarakat harus mempunyai standar nasional perpustakaan. Standar nasional perpustakaan yaitu berupa memiliki standar koleksi perpustakaan, memiliki standar sarana prasarana, memiliki standar pelayanan perpustakaan, memiliki standar tenaga perpustakaan, memiliki standar penyelenggaraan dan memiliki standar pengelolaan. Dengan adanya standar nasional perpustakaan dapat menjadikan acuan manajemen perpustakaan. Serta perpustakaan yang di kelola oleh TBM dan masyarakat juga harus memiliki Pengadaan Bahan Perpustakaan,  Inventarisasi Bahan Pustaka, Memiliki Katalogisasi, Klasifikasi, Pengolahan Perpustakaan, serta Shelving.

Tag:    pendidikanbudaya  |  pengumuman  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top